Change Over Bahan Bakar

Pengendalian Pencemaran Udara

Program: Mempercepat Durasi Change Over Mode Operasi BBM ke BBG PLTD/G Pesanggaran

Kondisi bauran energy di sistem bali masih didominasi oleh Pembangkit yang berbahan bakar Batubara dan diesel yang mencapai angka 71%, PT Indonesia Power UPJP Bali sebagai salah satu perusahaan pembangkit di Bali, sesuai dengan visi dan komitmen perusahaan, telah melakukan upaya konversi bahan bakar pembangkit PLTDG Pesanggaran dari minyak ke gas, dengan nilai investasi yang besar. Hal ini sebagai bentuk upaya untuk menekan emisi udara yang dihasilkan dari proses produksi listrik.

Sebelum upaya konversi dilaksanakan, PT Indonesia Power UPJP Bali telah melaksanakan upaya peremejaan unit pembangkit dari sebelumnya pembangkit PLTD yang sudah berusia tua dan tidak efisien, digantikan dengan pembangkit baru yang memiliki tingkat efisiensi tinggi serta memiliki tingkat teknologi canggih, dan memiliki keunggulan lainnya yaitu mampu beroperasi dengan bahan bakar gas dan minyak yang diselesaikan di Tahun 2015. Keunggulan yang dimiliki pembangkit ini mendorong upaya PT Indonesia Power UPJP Bali, untuk melakukan segera melakukan program konversi bahan bakar minyak ke gas yang sudah dilaksanakan di tahun 2016.

Durasi change over dari Mode Operasi Minyak (Diesel Mode) ke Mode Operasi Gas (Gas Mode) setelah inovasi menjadi lebih cepat, sehingga dapat menekan pemakaian minyak yang berdampak pada penurunan emisi udara. Sasaran yang ingin dicapai dari program inovasi ini adalah mereduksi emisi udara dari proses produksi listrik pada saat change over mode operasi dari bahan bakar minyak ke gas.